Senin, 31 Januari 2022

Berencana Melakukan Bayi Tabung? Berikut Syarat dan Ketentuan Umumnya!

Bagi pasutri yang kesulitan mendapatkan keturunan, program bayi tabung dianggap sebagai jalan keluar yang efektif. Biaya yang dikeluarkan memang tak sedikit, bisa mencapai puluhan juta rupiah. Namun bagi mereka nominal tersebut tak akan menandingi kebahagiaan mendengarkan tangis bayi yang menghangatkan kehidupan rumah tangga.

 



Sebagai persiapan, Anda dan pasangan perlu mencari klinik program bayi tabung profesional untuk mempelajari ketentuan-ketentuan berikut:

 

·         Peluang keberhasilan bayi tabung

Program bayi tabung atau IVF (in vitro fertilization) ideal untuk perempuan yang belum bisa hamil lewat hubungan seks tanpa kontrasepsi. Selain itu, pasangan yang telah terdiagnosis infertilitas yang tak bisa dijelaskan pun dapat mengambil tindakan ini demi memperoleh anak.

Walau sebagian fasilitas kesehatan mampu melayani program bayi tabung untuk semua usia, NHS memperkirakan peluang keberhasilannya tergantung pada usia perempuan. Menurut mereka, calon ibu berusia di bawah 35 tahun mempunyai tingkat keberhasilan lebih tinggi dari kelompok usia lain.

·         Pemeriksaan pada kedua calon orangtua

Untuk pria, Anda menjalani pemeriksaan kualitas sperma dan tes darah. Pemeriksaan sperma ditujukan untuk menilai parameter sperma sebelum melakukan aspirasi sperma. Sementara tes darah bertujuan untuk mendeteksi kemungkinan infeksi menular seksual yang berpengaruh pada IVF.

Pada perempuan akan dilakukan USG untuk melihat kemungkinan kelainan organ kandungan (rahim, ovarium, tuba falopi). Selain itu, ada juga pemeriksaan darah dan pemeriksaan hormonal yang akan membantu dokter mengetahui potensi-potensi yang mengganggu proses bayi tabung.

·         Usia calon orangtua bayi tabung

Seperti yang disinggung, usia sebenarnya tak terlalu mempengaruhi boleh tidaknya seseorang menjalani program bayi tabung. Namun, Anda yang ingin meningkatkan peluang keberhasilan ada baiknya memulai IVF sebelum mendekati usia 30 tahun. Potensi kehamilannya bisa mencapai 60%.

Perempuan yang berusia 40 tahun ke atas masih bisa mengikuti program bayi tabung, hanya saja peluang kehamilannya akan turun menjadi 45%. Selain itu, perempuan pada kelompok usia ini butuh 2-3 siklus hingga program membuahkan hasil yang diharapkan.

·         Jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi

Makanan turut berpengaruh pada tingkat keberhasilan program bayi tabung. Makanan dengan gizi seimbang bukan hanya menyehatkan tubuh Anda dan pasangan, tetapi juga membantu kesiapan fisik dan mental untuk mencapai target memiliki keturunan melalui IVF.

 

Dokter biasanya akan menyarankan Anda untuk mengonsumsi makanan atau suplemen tertentu untuk meningkatkan peluang kehamilan. Salah dua jenis makanan yang sering direkomendasikan adalah tauge untuk pria dan madu untuk perempuan.

 

Prosedur dan ketentuan program bayi tabung ini bisa saja berbeda mengikuti kondisi calon pasutri maupun dokter yang menanganinya. Anda yang membutuhkan klinik yang bisa diandalkan untuk IVF dapat membaca layanan dan fasilitas dari RS Pondok Indah di https://www.rspondokindah.co.id/id/center-of-excellence/pondok-indah-ivf-centre.

0 komentar:

Posting Komentar